Gara-gara IGOS, Indonesia jadi musuh Amerika

Maret 3rd, 2010
IGOS

IGOS

Ya, pernyataan diatas bukan main-main. Setidaknya begitulah yang saya baca dari blog salah satu jurnalis Guardian yang menyatakan bahwa negara-negara pendukung open source masuk dalam kelompok 301 Special Watchlist, termasuk Indonesia yang menjadi prioritas utama karena program IGOS yang mulai diterapkan di kalangan pemerintah.

Sebenarnya, apa itu 301 Special Watch List? Berikut petikan yang saya kutip dari blog tersebut. Read the rest of this entry »

Ganti Theme Lagi

Februari 25th, 2010

Sebelumnya, mohon maaf dulu kepada mas Jul yang kemaren rikues theme baru buat dia.

mbang…
pesen theme 1 go blog ku ya….
temane ijo…
2 sidebar….
karo ono halaman blogroll e….
uke uke???

sumber

Read the rest of this entry »

Malam Pertama Dengan Koala

Februari 24th, 2010

Setelah sekian lama menanti, akhirnya malam ini saya mendapatkan kesempatan merasakan performa si Koala. Koala yang satu ini bukan koala sembarangan, Nama Lengkapnya Karmic Koala, saudara muda dari Hardy Heron dan Jainty Jackalope. Terus terang, saya belum begitu akrab dengan keluarga mereka, trah Ubuntu yang namanya begitu mendunia. Saya hanya pernah merasakan ketangguhan si Hardy ketika SMA, itupun hanya 3 bulan sebelum komputer saya koit. Kali ini, dengan modal CD pinjaman kang Jul, saya mencoba peruntungan menginstall si Koala ke desktop baru yang lebih rosa. Read the rest of this entry »

Mengenal Properti Baru Di CSS3

Februari 17th, 2010

CSS3 sudah di depan mata. Fungsi-fungsi baru sudah siap memanjakan para pengunjung web dan memusingkan para webmaster :D. Ya, memanjakan, karena setahap demi setahap, fungsi-fungsi yang dulu hanya bisa dilakukan oleh Javascript kini bisa diaplikasikan menggunakan CSS. Apa saja fungsi-fungsi tersebut? Mari kita tengok satu per satu. Kali ini saya akan mencoba mendemonstrasikan kemampuan CSS3 memanipulasi boks dan teks.

1. Manipulasi Posisi Dengan Container

Container adalah fitur CSS3 yang paling sering digunakan. Dengan container kita bisa memecah Read the rest of this entry »

Saat Kerja Bagai Neraka

Februari 17th, 2010

Bagaimana rasanya bekerja untuk orang yang gak mudheng (gak tahu) tentang apa yang mereka sedang lakukan? Bagaimana rasanya bila orang IT seperti mas Hendri bekerja dengan manusia gaptek seperti saya? Di blog ini anda bisa membayangkan dan merasakan penderitaannya.

Blog Thumblr yang berjudul Clients from Hell ini memang ditujukan untuk mengumpulkan cerita-serita aneh dan lucu dari para designer ataupun webmaster yang kadang dihadapkan dengan masalah klasik, miskomunikasi, klien yang sok tahu, atau bahkan klien yang tak mau tahu.  Simak saja cerita singkat berikut ini:

Client: [Changed the source in a CMS] “I changed the file name to ‘logo-blue.png’ and it didn’t change to blue. It turned into a small box with a red X in it. Have you broken it?”

Me: “…”

——————-

Client: “This is absolutely wrong. Where’s all the HTML. We want the HTML?”

Me: “I don’t understand. All the files should be on the flash drive we gave you yesterday.”

Client: “Well… whats all this php jumbo-mumbo?”

Me: “PHP is just a language. It does all the work for your CMS. You can’t have CMS with only HTML files.

Client: “I get it. You just don’t understand. WEB-SITES-ARE-MADE-OF-H-T-M-L… or did you not learn that in whatever school you went to?”

Me: “I didn’t go to college.”

Client: “I’m working with a bunch of idiots.”

Membaca kisah-kisah para designer disana membuat saya tersenyum kecut. Ternyata masih ada juga orang-orang yang kurang tahu, atau bahkan tidak tahu tapi sok tahu tentang dunia design dan multimedia. Menganggap web development itu pekerjaan mudah yang cukup dibayar dengan sekaleng saus gratis, atau setumpuk business card yang dianggap sepadan untuk ditukar dengan selembar voucher makan di restoran klien. Lucu, tapi juga menyedihkan, tapi tetap lucu :).

Bagi anda  yang ingin mencari hiburan, menyegarkan otak dengan humor-humor ala designer. Silakan kunjungi blog ini. Dijamin anda akan terhibur.

http://clientsfromhell.tumblr.com/

5 Webstat Alternatif Pengganti Google Analytic

Februari 15th, 2010

Untuk sebagian mahasiswa, statistik itu menjemukan, untuk sebagian yang lain, statistik itu memilukan, seementara sisa dari beberapa bagian itu menganggap statistik sebagai hal yang menyenangkan, membanggakan dan mengelus ego. Saya tidak tahu harus masuk kelompok yang mana, maka saya putuskan untuk memasukkan postingan ini ke kategori Tekno-lagi dan menjadikannya sebagai perbincangan a la bloger.

Whatever, lupakan preamble yang ora maksud dan tak jelas diatas. Bagi anda bloger pemburu trafik dan pengejar dolar, pasti sudah tak asing lagi dengan istilah keyword research, referrer,  pageview, impression, dan sebangsanya. Statistik memang sudah jadi teman perjalanan bloger SEO. Dengan statistik, jalan menuju $$$ alias pendapatan akan semakin jelas dan terang. Anda bisa mengetahui efek sebuah artikel terhadap jumlah pengunjung, ke-efektifan penggunaan keyword, dan sekeluarganya.

Kali ini saya coba bahas beberapa alternatif web statistik untuk para mahasiswa STAN :shutup: para bloger yang mencintai statistik, atau hanya ingin sekedar tahu popularitas blognya. Anda yang mungkin malas berurusan dengan Google, atau sedang pisah ranjang dengan staf Google sehingga tidak mau menggunakan Google Analytic, silakan coba beberapa situs webstat berikut.

Hitstat

histats

histats

Anda mungkin pernah mendengar, sudah tahu, atau malah sudah pernah memakai layanan yang satu ini. Hitstat termasuk salah satu layanan webstat yang cukup terkenal. Kemudahan penggunaanya menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan. Anda bisa membongkar statistik anda untuk mengetahui secara detil mengenai jumlah pengunjung, asal, dan tren kunjungan. Grafiknya pun bisa di-overlay untuk membandingkan beberapa statistik secara detil. Salah satu kekurangannya adalah, hanya tersedia satu slot untuk satu akun gratis. Yang berarti anda hanya bisa memantau satu situs saja.

Sitemeter

Pelit, itulah salah satu kata yang cukup tepat untuk menggambarkan fasilitas dan layanan sitemeter. Perbandingan antara akun gratis dan akun berbayar sangat berbeda jauh. Dengan akun gratis anda hanya bisa melakukan tracking 100 pengguna terakhir. Reffering keyword yang sering menjadi incaran para pecinta SEO pun ditiadakan. Dan hanya Read the rest of this entry »

Stop Pembajakan Wordpress

Februari 11th, 2010

Heh? Wordpress dibajak? Bukannya Wordpress itu open source, kok bisa dibajak?

Anda boleh kaget, kecewa, marah-marah, bahkan misuh-misuh setelah paham apa maksud judul postingan ini, tapi saya harap perasaan anda itu cukup berhenti dihati saja, jangan sampai berlanjut ke form komen :berbusa:.

Ceritanya bermula dari keinginan saya *melokalisasikan (bahasa yang kurang enak didengar dan dibaca) mengubah bahasa* Wordpress menjadi bahasa Indonesia sekaligus mencari inspirasi untuk desain logo theme Wordpress saya yang baru (theme saya baru lhoo :D). Menujulah saya ke halaman logo Wordpress, dan wow! ada yang marah, eh maksudnya ada yang baru di sana. Sebuah gambar besar dengan judul yang mantab Read the rest of this entry »

Terapi Pijat Sarung

Februari 9th, 2010

Apa itu pijat sarung?

bagi anda yang pernah kost atau setidaknya mampir di TB kos, pasti sudah tidak asing dengan “terapi” ini. Terapi kejam yang bisa membuat anda menderita gangguan jiwa akut, atau setidaknya trauma seumur hidup. Seperti namanya, terapi ini menggunakan sarung sebagai media utama untuk membuat anda menjadi seperti yang terpampang di bawah ini. Read the rest of this entry »

Kakekku Jago Coding

Februari 7th, 2010

Kemarin malam (6 Februari 2010), saya sempat mengikuti sebuah diskusi yang cukup menarik di chat room dimana saya sering menimba ilmu coding dan web development. Saya yang hanya seorang nubi cukup bingung dengan perbincangan mereka (maklum, join ditengah-tengah ramainya chat) sampai akhirnya saya baru ngeh kalau yang mereka perbincangkan adalah HTML 5, pengembangan terbaru HTML yang sedang digodok untuk segera masuk standar W3C dan memiliki kemampuan setara skrip konten dinamis lainnya.

Obrolan menjadi agak OOT Read the rest of this entry »

Beda Page Beda Widgetnya

Februari 4th, 2010

Asli ni posting bukan ditujukan buat bang yosbeda, tapi entah kenapa saya cocok dengan judul ini. Bermula dari keisengan ngotak-atik theme kaporit favorit saya, Carrington. Lalu terpikir sebuah ide untuk memisahkan area widget untuk main page dan single page agar penempatan dan tampilan widget bisa maksimal. Maklum, saya pernah (dan sering) melihat blog wordpress dengan widget yang bejibun. Niatnya sih baik, memberi pengunjung informasi seperti posting terakhir, posting teratas, posting terbawah, dsb. Tapi kok rasanya jadi sumpek, dan yang baca juga gak terlalu nyaman. Apalagi kalau sudah melihat tumpukan Read the rest of this entry »

View in: Mobile | Standard